25 November 2008

Tentang Garansi Hardisk

Hardisk (HDD) sebagai komponen vital dalam sebuah PC merupakan parts yang selalu bekerja keras dan paling rawan trouble. Sebagai parts yang diproduksi massal, beberapa HDD juga memiliki kamungkinan kegagalan di dalam masa operasinya. Oleh karena itulah garansi produk terhadap HDD diberikan. Garansi toko umumnya hanya 1 tahun, sedangkan garansi dari pabrik berkisar antara 3 tahun (misalnya WD) hingga 5 tahun (Seagate).

Sebagai end user kadang kita tidak tahu atau 'dibuat tidak tahu' bahwa ada garansi panjang dari pabrik dan proses klaimnya ternyata mudah dan cepat (vote for Seagate). Tahunya bahwa hanya ada garansi 1 tahun dari toko, kalau lebih dari itu hanya akan 'dibantu' dengan proses yang lama dan cukup bertele-tele. Padahal klaim garansi internasional sangat mudah dan murah (seagate n maxtor hampir no cost karena ada perwakilan khusus UPS di Jakarta yang bertugas mengirim ke Seagate Singapore jika ada RMA dari Indonesia, free). Dalam waktu kurang lebih satu minggu HDD pengganti udah sampai ke alamat kita via UPS, free. Garansi tersebut dapat dicek di website produsen HDD yang bersangkutan.

Ada juga pihak-pihak yang memanfaatkan ketidaktahuan orang akan garansi tersebut dengan membeli dengan harga murah HDD rusak yang sebenarnya masih garansi internasional (maka pasti ditanyakan S/N dan PN-nya dulu). HDD rusak yang masih garansi tersebut hendak diklaimkan ke produsennya untuk mendapatkan hardisk normal certified repair.

Jadi, sebagai end user, ada baiknya kita lebih mengenal hardware kita sehingga tahu apa yang tepat dilakukan jika terjadi sesuatu dengan hardware kita.

15 October 2008

Daya Listrik Pas-Pasan? Pasang UPS jika Ingin Hardisk Anda Awet

Sedia payung sebelum hujan...

Jika Anda adalah pengguna komputer di rumah yang daya listriknya pas-pasan, sebaiknya Anda segera menyisihkan dana untuk membeli UPS (uninteruptible power system). Bayangkan betapa tidak nyamannya jika kita tengah bekerja dengan komputer tiba-tiba listrik nge-jeglek. Drop mood sampai marah marah sendiri bisa terjadi dikarenakan hal ini.

Ketika listrik nge-jeglek, tidak hanya kita (pengguna PC) yang dibuat kesel, PC kita pun mengalami hal yang sama. Akibatnya bagi PC kita bisa bervariasi, mulai dari system error, file corrupt, sampai ngga mau booting lagi.

Minggu kemarin listrik di rumah saya berulang kali nge-jeglek karena berbagai sebab. Ndilalah pada saat njeglak-njeglek itu komputer sedang mengalami penggunaan intensif (gaming he-he) dan UPS absent karena baterenya mati..., klop dah. Hmm...listrik di rumah saya hanya 900W.

Dampak dari power off tiba-tiba yang terjadi berulang kali tersebut memang tidak langsung bikin PC koit. PC masih berfungsi normal tapi mulai menunjukkan gejala-gejala sakit. Mulanya hanya terasa lebih lambat saat mengakses file di eksplorer, hingga fail burning DVD akibat error reading file. Dari sini udah kelihatan bahwa HDD saya udah menderita gangguan serius.

Hasil chek menggunakan HDTune menunjukkan bad sector yang bertebaran banyak sekali di bagian akhir disk. Waduh, mana garansinya (1th) baru saja expired tanggal 4 Oktober 2008 kemarin. Untung data-datanya masih dapat di-backup 98%.

Sekarang HDD saya sedang mengalami ini;
Jika ritual ini gagal, saya harus menyerahkan unit ini ke WD Singapore buat RMA. Mana ngga ada perwakilan mereka di Indonesia lagi. Siap siap dipalak $US 8,8 neeh.

Kayaknya sang UPS yang telah lama tidur harus saya bangunkan lagi dengan memberinya batere baru. Duh, duit lagi...

07 October 2008

Parsel Lebaran dari Seagate

Dua hari sebelum lebaran saya mendapat telepon dari UPS Solo yang memberitahukan bahwa saya mendapat kiriman paket dari Singapura. Karena kebetulan saya sedang berada di Solo, saya ambil langsung paket tersebut di perwakilan UPS daerah Sumber, Solo. Sebenarnya layanan UPS adalah mengantar sampai depan pintu.

Paket tersebut berisi sebuah hardisk 'Factory Repaired' dari Seagate Singapore sebagai pengganti hardisk yang saya RMA seminggu sebelumnya. Hardisk yang saya RMA-kan adalah Barracuda 7200.7 120 Gb SATA berumur 3 tahun yang bad sector ancur ancuran. Ternyata proses RMA langsung ke Seagate sangat mudah dan cepat. Hanya satu minggu sejak saya kirim ke Seagate (melalui SCS Indonesia) saya sudah mendapat hardisk pengganti. Lebih cepat daripada diserviskan di jasa servis hardisk lokal. Thanks for 5 year warranty-nya Seagate. RMA hardisk ke Seagate langsung gampang kok, asalkan semua syarat dan ketentuan yang diminta terpenuhi.

21 September 2008

Memperkirakan Tagihan Listrik

Tahukah Anda, berapa rupiah yang harus disisihkan setiap bulan untuk membayar semua alat rumah tangga elektronik? Silakan simak perkiraan biaya konsumsi peralatan listrik rumah tangga berikut ini!


A. RUANG KELUARGA
· TV 21 inci. Konsumi daya 68 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 8.160 per bulan. Standby power 6 watt. Asumsi pemakaian 14 jam per hari = ± Rp 1.260 per bulan.

· Audio/stereo set. Konsumsi daya 50 watt. Asumsi pemakaian 2 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 1.500 per bulan. Standby power 22 watt. Asumsi pemakaian 14 jam per hari = + Rp 4620/ bulan.

· AC Split ½ PK. Konsumsi daya 430 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 51.600/ bulan.

· Komputer. Konsumsi daya 140 watt. Asumsi pemakaian 5 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 13.500/ bulan. Standby power 8 watt. Asumsi pemakaian 19 jam per hari = +Rp 2.280/ bulan.
· Game Player. Konsumsi daya 20 watt. Asumsi pemakaian 5 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 1.500/ bulan.

· Lampu Bohlam 60 Watt. Konsumsi daya 60 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 7.200/ bulan.

· Lampu Hemat Listrik 12 Watt. Konsumsi daya 12 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 1.440/ bulan.

· Kipas Angin. Konsumsi daya 103 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 12.360/ bulan.


B. RUANG DAPUR
· Microwave.
Konsumsi daya 1270 watt. Asumsi pemakaian ½ jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 9.525/ bulan.

· Blender. Konsumsi daya 130 watt. Asumsi pemakaian ½ jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 975/ bulan.

· Kompor Listrik. Konsumsi daya 380 watt. Asumsi pemakaian 4 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 22.800/ bulan.

· Magic Jar. Konsumsi daya: Menanak nasi 465 watt; Menghangatkan nasi 65 watt. Asumsi pemakaian 9 jam per hari (1 jam mananak nasi, 8 jam menghanagtkan nasi). Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 14.775/ bulan.

· Kulkas 120 Liter. Konsumsi daya: Compressor standby 12 watt; Compressor menyala 50 watt. Asumsi pemakaian 24 jam per hari (12 jam compressor standby, 12 jam compressor menyala). Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 13.860/ bulan.

· Setrika. Konsumsi daya 300 watt. Asumsi pemakaian 1 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 4.500/ bulan.

· Dispenser. Konsumsi daya: Menyala 250 watt, standby 6 watt. Asumsi pemakaian 24 jam per hari (standby 22 jam, menyala 2 jam). Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 9.480 per bulan.

· Pemanggang Roti. Konsumsi daya 380 watt. Asumsi pemakaian ½ jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 2.850 per bulan.


C. KAMAR MANDI
· Pemanas Air. Konsumsi daya 400 watt. Asumsi pemakaian 2 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 12.000/ bulan.

· Mesin Cuci. Konsumsi daya: Mencuci/membilas 250 watt; mengeringkan 300 watt. Asumsi pemakaian 1,5 jam per hari (mencuci dan membilas 2 jam, mengeringkan ½ jam). Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 6.000/ bulan.

· Pompa Air. Konsumsi daya 650 watt. Asumsi pemakaian 3 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 29.250 per bulan.

Catatan:
1. Harga listrik rata-rata per kWh = Rp 500 (belum termasuk abonemen PLN dan pajak).
2. Konsumsi daya peralatan elektronik rumah tangga bergantung pada merek, type, dan ukuran.

Sumber artikel: Kompas.com 17 Juli 2008

05 September 2008

Silent PC, hal Mutlak Bagi HTPC

Ceritanya saya punya PC yang saya bangun setahun yang lalu menggunakan motherboard HTPC based (Biostar T-Force 7050 PV). PC tersebut telah memiliki fitur-fitur khas HTPC semacam port HDMI, DVI, TV out, 8 chanel audio. Prosesor yang saya pasangkan adalah AMD Athlon 64 X2 4000+ dengan memory Hynix FP-Y5 sebesar 2 GB dual channel.

Baru saat ini PC tersebut akan saya fungsikan sebagai benar-benar HTPC. Satu masalah yang menonjol dan harus segera diatasi adalah noise dari putaran kipas yang cukup mengganggu. Untung saja AMD X2 (Brisbane core) adalah prosesor yang bener2 dingin (idle 26 C full load 43 C) sehingga saya bisa set kipasnya pada putaran rendah melalui fitur Smart Fan. Kipas hanya akan berputar lebih cepat jika panas prosesor mencapai suhu tertentu. Hasilnya cukup signifikan, noise yang berasal dari putaran kipas prosesor hampir tidak terdengar. Sementara suhu prosesor di saat idle menjadi 35 C, lebih panas dari sebelumnya namun masih bisa ditolerir lah. Jika hanya digunakan untuk memutar DVD atau file DVD, rasanya putaran kipas juga tidak bertambah. So quiet.

Hal lain yang saya lakukan adalah mengurangi voltase kipas PSU (dual fan), HDD, dan sistem. Pada kipas PSU saya beri hambatan dioda 1N4002 sebanyak 6 buah yang dipasang seri pada kabel merah. Sementara pada kipas HDD (10 cm fan) dan sistem (8 cm fan) saya beri tegangan 5 volt saja.

Sejauh yang saya amati, sistem tetap dingin dan stabil sementara noise berkurang sangat signifikan. Hasil akhir dari oprekan ini adalah PC yang silent khas HTPC.

"The quieter you become, the more you are able to hear", he he, ini diambil dari loading screennya BackTrack 3.

HTPC = Home Theatre PC

02 September 2008

Happy Birthday Patya

Hari Senin tanggal 25 Agustus 2008 kemarin, keponakan saya, Patya genap berumur satu tahun. Ada bancaan kecil di rumah Mbah Kung. Hari itu juga, Patya baru pulang dari RSIA Aisyiah PKU Muhammadiyah setelah 3 hari opname, jadi telihat masih lemes (cepat sehat kembali ya Patya...).
"Happy Birthday Patya...., ayo tiup lilinnya"

Ada Mbah Kung, Mbah Ti, Memem, Pepep, Bude Ida, dan Pakde Uik (lagi moto moto nih), dan teman-teman kecil Patya.








"Met ulang tahun, Patya".

"Timakaciih..."














"Ayo potong tumpengnya..., Patya yang di dalam botol aja ya!"








Selamat ulang tahun Patya Palapa Kusuma Atmaja, semoga panjang umur, sehat selalu, dan menjadi anak yang pinter serta saleh.

27 August 2008

Me-refresh PC Tua yang Sekarat

Minggu lalu dapet PC sekarat dari Lik Soen, teman kantor. Berbagai upaya sudah dilakukan Lik Soen untuk menghidupkan PC itu. Mulai dari instal ulang Windows, pengurangan beban PSU, boot menggunakan CD bootable Knoppix, dsb, selalu saja bermasalah. Hingga akhirnya Lik Soen menyerah dan memilih memindahtangankan PC nya. "Daripada dibikin stress, beli baru saja," katanya. Akhirnya PC itu saya beli buat projek oprekan saya dengan dana yang cukup murah.

Bagi saya, lumayanlah buat bahan belajar otak atik hardware. Berhasil sukur, tidak juga ngga apa2.
Konfigurasi hardwarenya sebagai berikut:
  1. Mainboard PC-Chip M935DU
  2. Prosesor Intel Celeron 1.7 Ghz Costa Rica
  3. Memori DDR 512 MB PC 3200 Kingston
  4. VGA Ati Radeon X1050 256 MB 128 Bit DDR
  5. Optical Drive Samsung CD rom 52x dan Lite-on 52x CDRW
  6. Casing dari plat tipis dengan PSU Nippon 350W
Tanpa disertakan HDD karena mau dijadikan eksternal oleh Lik Soen.

Langkah yang saya lakukan sejauh ini adalah melepasi semua bagian yang dapat dilepas, membersihkannya sebersih2-nya, memasang kembali dan test drive...

Belum ada tanda-tanda bahwa PC tersebut akan waras kembali. Sejauh ini saya baru mendapati bahwa memorinya error, elco di PSU rail 5 V hamil. Sementara ini memori sedang dalam proses garansi. Mudah-mudahan minggu depan sudah OK.

Based on original Visionary template by Justin Tadlock
Visionary Reloaded theme by Blogger Templates

Visionary WordPress Theme by Justin Tadlock Powered by Blogger, state-of-the-art semantic personal publishing platform