21 September 2008

Memperkirakan Tagihan Listrik

Tahukah Anda, berapa rupiah yang harus disisihkan setiap bulan untuk membayar semua alat rumah tangga elektronik? Silakan simak perkiraan biaya konsumsi peralatan listrik rumah tangga berikut ini!


A. RUANG KELUARGA
· TV 21 inci. Konsumi daya 68 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 8.160 per bulan. Standby power 6 watt. Asumsi pemakaian 14 jam per hari = ± Rp 1.260 per bulan.

· Audio/stereo set. Konsumsi daya 50 watt. Asumsi pemakaian 2 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 1.500 per bulan. Standby power 22 watt. Asumsi pemakaian 14 jam per hari = + Rp 4620/ bulan.

· AC Split ½ PK. Konsumsi daya 430 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 51.600/ bulan.

· Komputer. Konsumsi daya 140 watt. Asumsi pemakaian 5 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 13.500/ bulan. Standby power 8 watt. Asumsi pemakaian 19 jam per hari = +Rp 2.280/ bulan.
· Game Player. Konsumsi daya 20 watt. Asumsi pemakaian 5 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 1.500/ bulan.

· Lampu Bohlam 60 Watt. Konsumsi daya 60 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 7.200/ bulan.

· Lampu Hemat Listrik 12 Watt. Konsumsi daya 12 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 1.440/ bulan.

· Kipas Angin. Konsumsi daya 103 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 12.360/ bulan.


B. RUANG DAPUR
· Microwave.
Konsumsi daya 1270 watt. Asumsi pemakaian ½ jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 9.525/ bulan.

· Blender. Konsumsi daya 130 watt. Asumsi pemakaian ½ jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 975/ bulan.

· Kompor Listrik. Konsumsi daya 380 watt. Asumsi pemakaian 4 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 22.800/ bulan.

· Magic Jar. Konsumsi daya: Menanak nasi 465 watt; Menghangatkan nasi 65 watt. Asumsi pemakaian 9 jam per hari (1 jam mananak nasi, 8 jam menghanagtkan nasi). Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 14.775/ bulan.

· Kulkas 120 Liter. Konsumsi daya: Compressor standby 12 watt; Compressor menyala 50 watt. Asumsi pemakaian 24 jam per hari (12 jam compressor standby, 12 jam compressor menyala). Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 13.860/ bulan.

· Setrika. Konsumsi daya 300 watt. Asumsi pemakaian 1 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 4.500/ bulan.

· Dispenser. Konsumsi daya: Menyala 250 watt, standby 6 watt. Asumsi pemakaian 24 jam per hari (standby 22 jam, menyala 2 jam). Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 9.480 per bulan.

· Pemanggang Roti. Konsumsi daya 380 watt. Asumsi pemakaian ½ jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 2.850 per bulan.


C. KAMAR MANDI
· Pemanas Air. Konsumsi daya 400 watt. Asumsi pemakaian 2 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 12.000/ bulan.

· Mesin Cuci. Konsumsi daya: Mencuci/membilas 250 watt; mengeringkan 300 watt. Asumsi pemakaian 1,5 jam per hari (mencuci dan membilas 2 jam, mengeringkan ½ jam). Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 6.000/ bulan.

· Pompa Air. Konsumsi daya 650 watt. Asumsi pemakaian 3 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 29.250 per bulan.

Catatan:
1. Harga listrik rata-rata per kWh = Rp 500 (belum termasuk abonemen PLN dan pajak).
2. Konsumsi daya peralatan elektronik rumah tangga bergantung pada merek, type, dan ukuran.

Sumber artikel: Kompas.com 17 Juli 2008

05 September 2008

Silent PC, hal Mutlak Bagi HTPC

Ceritanya saya punya PC yang saya bangun setahun yang lalu menggunakan motherboard HTPC based (Biostar T-Force 7050 PV). PC tersebut telah memiliki fitur-fitur khas HTPC semacam port HDMI, DVI, TV out, 8 chanel audio. Prosesor yang saya pasangkan adalah AMD Athlon 64 X2 4000+ dengan memory Hynix FP-Y5 sebesar 2 GB dual channel.

Baru saat ini PC tersebut akan saya fungsikan sebagai benar-benar HTPC. Satu masalah yang menonjol dan harus segera diatasi adalah noise dari putaran kipas yang cukup mengganggu. Untung saja AMD X2 (Brisbane core) adalah prosesor yang bener2 dingin (idle 26 C full load 43 C) sehingga saya bisa set kipasnya pada putaran rendah melalui fitur Smart Fan. Kipas hanya akan berputar lebih cepat jika panas prosesor mencapai suhu tertentu. Hasilnya cukup signifikan, noise yang berasal dari putaran kipas prosesor hampir tidak terdengar. Sementara suhu prosesor di saat idle menjadi 35 C, lebih panas dari sebelumnya namun masih bisa ditolerir lah. Jika hanya digunakan untuk memutar DVD atau file DVD, rasanya putaran kipas juga tidak bertambah. So quiet.

Hal lain yang saya lakukan adalah mengurangi voltase kipas PSU (dual fan), HDD, dan sistem. Pada kipas PSU saya beri hambatan dioda 1N4002 sebanyak 6 buah yang dipasang seri pada kabel merah. Sementara pada kipas HDD (10 cm fan) dan sistem (8 cm fan) saya beri tegangan 5 volt saja.

Sejauh yang saya amati, sistem tetap dingin dan stabil sementara noise berkurang sangat signifikan. Hasil akhir dari oprekan ini adalah PC yang silent khas HTPC.

"The quieter you become, the more you are able to hear", he he, ini diambil dari loading screennya BackTrack 3.

HTPC = Home Theatre PC

02 September 2008

Happy Birthday Patya

Hari Senin tanggal 25 Agustus 2008 kemarin, keponakan saya, Patya genap berumur satu tahun. Ada bancaan kecil di rumah Mbah Kung. Hari itu juga, Patya baru pulang dari RSIA Aisyiah PKU Muhammadiyah setelah 3 hari opname, jadi telihat masih lemes (cepat sehat kembali ya Patya...).
"Happy Birthday Patya...., ayo tiup lilinnya"

Ada Mbah Kung, Mbah Ti, Memem, Pepep, Bude Ida, dan Pakde Uik (lagi moto moto nih), dan teman-teman kecil Patya.








"Met ulang tahun, Patya".

"Timakaciih..."














"Ayo potong tumpengnya..., Patya yang di dalam botol aja ya!"








Selamat ulang tahun Patya Palapa Kusuma Atmaja, semoga panjang umur, sehat selalu, dan menjadi anak yang pinter serta saleh.

Based on original Visionary template by Justin Tadlock
Visionary Reloaded theme by Blogger Templates

Visionary WordPress Theme by Justin Tadlock Powered by Blogger, state-of-the-art semantic personal publishing platform